Misteri Cerita Mistis Menguak Penarikan Emas Batangan Harta Karun Alam Gaib Dengan Jimat Kantong Semar

ads

Cerita Mistis Misteri Menarik Emas Batangan Harta Karun Dari Alam Goib Dalam Tanah Dengan Jimat Kantong Semar

Misteri Cerita Mistis penarikan emas batangan dengan media jimat.Mungkin masih ada yang penasaran terhadap penarikan harta karun emas peninggalan jaman dahulu.Selintas dalam benak pasti berpikir kayaknya enak jika berhasil dalam menarik emas dari alam gaib,bisa hidup bergelimang harta,tapi semua itu tidaklah mudah,tidak sedikit yang malah berakhir sia sia setelah banyak pengorbanan waktu dan harta.

Banyak cara mendapatkan uang gaib yang ditempuh bagi pemburu harta karun.Seperti cara menarik emas di dalam tanah dengan ilmu ,cara mencari harta karun emas dengan bertapa ada juga cara mencari emas di dalam tanah dengan media jimat salah satunya yaitu menarik emas di alam gaib dari dalam tanah dengan Kantong Semar.Seperti Apa Kantong Semar kita simak kisah mistisnya.


Cerita Mistis Menguak Misteri Menarik Emas Harta Karun Gaib Dari Dalam Tanah

cerita mistis misteri penarikan emas harta karun gaib dari dalam tanah

 

Misteri Kantong Semar membuat aku penasaran. Apa sih itu Kantong Semar? Kok hebat benar, bisa menarik uang gaib dan emas tersembunyi di kedalaman tanah? Ah mosok iya sih? “Semar itu adalah Dewa. Kantong Semar itu adalah kantong Dewa. Benda itu ada karena ridha Allah. Kegunaannya, untuk menarik uang gaib, dana gaib dan emas yang tersembunyi di kedalaman tanah,” kata Kiyai Tunggul Akhsan Muhamad, 56 tahun, sambil menghisap cerutu hitam dari Kuba, di ruang praktek keparanormalannya di Jakarta Barat.

Tadinya aku mengira Kantong Semar itu adalah batu akik. Batu berwarna bening namun di dalamnya ada gambar-gambar, di antaranya gambar kantong warna coklat tua dan hitam. Di tengahnya ada putih setitik dan itulah Kantong Semar.

“Bukan itu, Kantong Semar adalah benda gaib dari langit, yang berbentuk kantong dari bahan wol, yang datang dari Dewa Semar. Nama benda itu Dewa Anjungan, yang datang dari gaib dan keberadaannya juga tetap gaib,” ungkap Kiyai Tunggul, kepadaku.

Dikatakan kiyai, bila aku akan mendapatkan Kantong Semar, aku harus melakukan beberapa tapa. Tapa ngere, tapa menjadi pengemis dan tapa gila, tapa seperti orang gila. Hal itu dilakukan di daerah keramaian, seperti pasar, terminal dan pusat perbelanjaan tradisional. Bukan mal. Sebab orang gila dan pengemis, takkan bisa masuk mal. Jangankan masuk gedung, mendekati ruang parkir saja, sudah diusir dan ditangkap oleh security.

Hari Selasa Kliwon, 10 Juni 2014, aku mulai melakukan tapa. Pertama kali tapa aku melakoni Tapa Gila, topo edan, berjalan kaki dari Jakarta Barat menuju Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur. Kiyai telah merestui kepergianku dan aku siap seratus persen sebagai pertapa sejati.

Dengan pakaian lusuh dan tubuh penuh coretan arang panci, aku berangkat nyeker, tanpa sendal ke arah timur. Matahari mulai terbit di sisi timur. Aku berzikir dan melakukan komat kamit wirid di pagi buta, seusai orang sholat subuh. Aku merangsek melakukan perjalanan via Kebayoran Lama, lalu ke Halim perdana kusumah, Bekasi, Kerawang, Cirebon, Tegal dan Semarang. Tanggal 26 juli, hari Sabtu Legi aku sudah sampai di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah.

Sebagai wanita usia setengah baya, seharusnya hidupku tenang berdiam di rumah sebagai ibu rumah tangga. Namun, karena aku tidak menikah, karena tidak ada yang mau denganku, maka aku berguru mistik dengan Kiyai Tunggul, kiyai mumpuni yang bukan hanya menguasal ilmu agama Islam, tapi juga sangat mahir sebagai paranormal.

Kiyai mampu terbang bagaikan burung, mampu menyelam jauh bagaikan ikan di tengah samudera dan mampu melesat cepat bagaikan angin. llmu yang dimilikinya sangat tinggi. Bahkan, tubuhnya di Jakarta, namun dia sembahyang Jumat di Mekah dan Medinah. Pulang sholat, selalu membawa kurma muda yang masih bergetah. Dia memang dari Mekah dan sholat di sana. Aku melihat kiyai bisa mengobati semua penyakit Baik penyakit berat apalagi ringan. Tuhan memberikan kelebihan dan meridhoi kiyai Tunggul menjadi linuwih.

Menjadi kiyai yang sakti mandraguna. Sesampainya di perbatasan Jawa Timur Jawa Tengah, daerah Tuban, aku berjalan ke selatan menuju Kota Kediri. Dari Kediri langsung ke tenggara dan naik puncak Gunung Kelud. Sesampainya di Puncak Kelud, aku langsung berdiam diri di atas batu fosil umur ribuan tahun dan di bawah pohon rindang, pohon amartha soklata. Pohon mistik yang kelak menjadi satu jenis pohon yang ada di dalam surga.

Pohon amartha soklata ini daunnya rimbun, kecil-kecil dan wangi. Mewangian daun amantha soklata itu membuat tubuhku menjadi harum. Walau berbulan bulan tidak mandi namun tubuhku menjadi harum. Sedangkan makanku, aku makan dari bak sampah dan dedaunan muda. Namun alhamdulillah, tidak pernah sakit perut, tidak mules dan sehat-sehat saja selama ini. Tanggal 25 Desemeber 2014, hari Kamis Pon, jam 24.00 tengah malam, aku turun Gunung Kelud. Aku menyelesaikan tapa kere dan tapa gila ku di Kediri. Aku turun puncak gunung di bagian barat Kelud dengan ketinggian 2800 meter dari permukaan laut. Alhamdulillah, aku terjun dan bisa mengepakkan dua tanganku yang menjadi sayap. Aku terbang ke barat dan kembali ke Jakarta.

Kini Kantong Semar secara otomatis ada di dalam dadaku. Kantong Semar telah berhasil aku dapatkan di Puncak kelud selama sekian bulan bertapa di sana. Dengan kekuatan Kantong Semar itu bisa terbang. Dengan Kantong Semar itu aku bisa menyelam berhari-hari. Dan Pulau Dili, Banten Selatan menuju Pulau Natal, Chrismast Island di Australia.

Ada berapa jumlah Kantong Semar di dunia, semuanya kini dapat kuhitung. Yang beredar di tangan manusia, jumlah 100 ribu. Yang masih menyebar di bumi, sejuta seratus buah. Sebagian di Nusantara, Afrika, Amerika Selatan, Australia, New Zeland dan Rusia. Yang tahu menggunakan Kantong Semar sebagai piranti mistik, sementara ini hanya di Indonesia, Brunai, Malaysia dan Suriname di Amerika Selatan.

Kehidupan terus bergulir bagaikan pergerakan roda pedati. Aku tetap menjadi gadis tua yang belum menikah hingga kini. Tidak ada yang berminat mempersunting diriku. Namun sudah menjadi penjanjian gaibku, bahwa aku tidak boleh menikah jika akan jadi sakti mandraguna. Kata bisikan gaib yang aku terima dari Dewa Semar, bahwa kemampuanku akan serta merta lenyap bila aku menikah. Jadi aku harus hidup sendiri tanpa suami dan tanpa anak hingga akhir hayatku. Hingga aku mükswa ke Gunung Kelud beberapa puluh tahun mendatang.

Bersama Kiyai Tunggul, guru mistikku, kami berangkat ke Suriname, tepatnya di kota Paramaribo untuk menyedot emas batangan peninggalan Belanda yang tersimpan di hutan perkebunan sawit, Parmantaco. Kami membawa dua Kantong Semar. Satu milik kiyai yang satu lagi milikku yang baru aku dapatkan di puncak Gunung Kelud seIama pertapaan.

Kami berangkat dari bandara SoekarnoHatta, tanggal 1 Januani 2017, pas tahun baru 2017, hari Minggu Legi. Tanggal 2 Januari, hari Senin Pahing kami sudah berada di Paramaribo, Suriname, Amerika Selatan. Kami langsung menuju hutan kelapa sawit di Parmantaco. Kami menginap di tenda petai blok Apcahe Tiga, dan ritual di situ dengan dua Kantong Semar yang kami miliki. Selain Kantong Semar, sesuai perintah gaib, kami juga mengguyur lokasi dengan parlum oroginal Paris, Elizabeth Arden, MadatTurki, Kemenyan Arab dan Gaharu Israel. Setelah alat-alat ritual kami pajang, pukul 23.45 waktu Suriname,jin bertubuh hitam legam keluar dari bumi. Namanya Ambanjak Kurasang. Dia pengusaha Hutan Parmantaco yang melindungi tiga kwintal emas Belanda. Nederland Gold yang kami cari-cari.

Setelah kami terbangkan Kantor Semar kami dan berkeliling lokasi, baruIah Ambanjak Kurasang mengeluarkan emas batangan berberat tiga kwintal itu. Kami berhasil bernegosiasi dengan Raja jin hutan Parmantaco dan emas berhasil kami bawa ke Kota Paramaribo dan menjualnya di penampung dan pengepul emas Amerika Latin. Hasil penjualan emas itu kami masukkan di Bank of Swiss, dan menjadi tabungan untuk membangun rumah ibadah, membantu anak yatim dan fakir miskin tahun 2024 nanti. Kenapa tahun 2024? Tidak sekarang?

Nanti, keadaan dunia akan goncang dan perekonomian negara besar, utamanya super power akan krisis besar. Negara Indonesia akan bangkit dan rakyatnya akan makmur sentosa. Di tahun 2024 nanti Indoensia akan dipimpin oleh seorang bernama KI Heru Cokro Cakranegara.

Dialah Ratu Adil, pemimpin yang adil, bijaksana dan mencintai rakyat serta sangat dicintai rakyatnya. Dialah yang disebut Satrio Pingingit, pemimpin superhero yang selama ini disembunyikan oleh Allah Yang Maha Agung. Sejak tahun 2024 Indoensia akan maju pesat hingga datang jagat besar. Jagat besar itu adalah Jaga Bumi Makmur Sentosa. Di mana Indoensia akan menjadi mercusuar dunia seperti yang dicita-citakan Bung Karno dulu. Kalau sekarang ujung Jaman Besar Kala Bendu, nanti, Indoensia, memasuki alam besar, Kala Suko. Jaman makmur, damai, aman dan bahagia Senusantara.

Kini kami sudah berada di tanah air. Tapi aku dan Kiyai Tunggul akan berangkat lagi ke Afrika Selatan. Kami akan menggali emas batangan di sebelah utara Kota Capetown. Selain itu ada pula sumber emas gaib di kedalam 30 meter tanah Kota Worcester, Tanjung Harapan dan Teluk Aguihas. Semua lokasi gaib itu berada di Afrika Selatan, tidak jauh dari ibukota Afsel. Capetown. Bila berhasil di Afsel. kami juga akan terbang ke utara lagi. yaitu di negara Zambia. Kami telah mendeteksi ada sumber emas gaib yang sangat banyak di Kota Lubaka dan Kitwe di Zambia. Kantong Semar, selain bagai jimat untuk menarik harta tersembunyi, juga untuk mengobati segala macam penyakit berat. Alhamdulillah sudah berhasil menyembuhkan beberapa korban penyakit aids di Paramaribo, Suriname dan korban penyakit HIV di Sydney, Merbourn dan Perth di Australia.

Dunia ini diciptakan oleh Allah Azza Wajalla bukan hanya bumi. Pada saat Allah menciptakan dunia, Allah mencipakan pula beberapa planet yang bertebaran di angkasa jagat raya. Yang sudah terdeteksi dan dipatenkan adalah planit saturnus, uranus, merkurius, pluto. Selain tentu saja bumi. matahari dan bulan.

Cerita Mistis Misteri Penarikan Harta Karun Emas Batangan Dari Alam Gaib


Lalu belakangan ditemukan oleh dunia internasional, ada planet yang mirip bumi berjarak 2 trilyun kilometer dari bumi. Namanya belum ada, tapi sebutlah Ayunan Rahman. Di Ayunan Rahman ada tanah, ada air, ada oksigen dan ada burung. Burung’burung di planet mirip bumi ini, adalah burung berjumbai dan berkepak indah. Mirip dengan burung cendrawasih di Papua. Juga ada burung yang mirip burung merak di Jawa. Semua itu sudah aku masuki dan lihat, dengan terbang bersama Kantong Semar milikku dan milik Kiyai Tunggul. Sebagai gadis tua, aku menerima kenyataan ini sebagai takdir. Sebab jodoh, kelahiran, kematian semua tergantung di kuasa Allah Yang Rahman dan rahim. Bila Allah belum berkehendak, apa hendak dikata oleh manusia, tak ada seorang pun jagoan yang bisa memaksakan.

Maka itu, karena yakin bahwa Allah belum memberiku jodoh, maka aku nekad untuk hidup sendiri selama-lamanya. Untunglah, selera biologisku tidak ada, hingga tuntutan hidupku begitu enteng. Aku tidak perlu mencari pasangan atau berpasangan sesama manusia untuk urusan biologis. Aku hanya berteman dengan maha guru ku, Kiyai Tunggul yang sakti mandraguna, yang setia dan sangat mencintai dan aku cintai.

Belakangan, ada jutawan dari Malaysia, bernama Haji Kosim Abu Haris, 67 tahun, ke rumahku di Jakarta Barat. Dia mendengar secara mistik bahwa aku pemilik Kantong Semar Gunung Kelud dan dia mau memaharinya.

“Aku ganti Rp 2 trilyun Kantong Semar milikmu. Untuk kujadikan alat ambil emas ratusan ton peninggalan Jenderal Yamashita di Bukit lbam, Johor, Malaysia,” katanya. Aku menjelaskan sembari tersenyum kepadanya. bahwa, berdasarkab perjanjian gaib, Kantong Semar milikku tidak boleh diperjualbelikan. Jangankan dijual, dipinjamkanpun, tidak boleh. Apabila ada seseorang yang mau menggunakan Kantong Semar ini untuk menarik emas gaib, harus bersamaku. Tinggal berbagi hasil saja setelah sukses.

Karena dia tahu sikapku keras untuk tidak menjual walau dengan harga selangit, dia menyerah. Haji Haris akhirnya meminta bekerjasama denganku untuk angkat harta gaib Jenderal Yamashita, Jepang tahun 42- an, di Bukit ibam, Johor, Malaysia pada bulan Februari 2017.

Malam Senin Wage, 13 Februari 2017, emas yang dibenamkan Jenderal Yamashita itu berhasil diangkat dan Haji Haris sangat puas juga bahagia. Dia membangun pesantrennya di Johon Bahru dan memberikan semua uang hasil emas gaib itu untuk anakyatim di Johor, Selangor, Penang dan Kuala Lumpur. Haris berterima kasih denganku juga teristimewa kepada Kiyai Tunggul, maha guruku yang supersakti dan rendah hati.

Kini kami bagaikan bersaudara. Semua istri Haji Haris yang berjumlah empat, aku kenal baik. Anaknya yang berjumlah 34 orang juga aku kenal baik. Kami menjadi bersaudara batin dan fisik. Kami membuat perjanjian kerjasama Malaysia-lndonesia, person paranormal untuk menarik semua harta gaib berbentuk emas peninggalan Jepang di Indonesia, Malaysia, Brunai, Filipina dan Thailand. Tanda tangan perjanjian sudah dibuat dan kami harus setia dengan penjanjian itu. (Kisah gaib Renita Asanti.sumber:Misteri)
Jangan lewatkan cerita misteri mistis menarik harta karun gaib dengan menikahi jin
Itulah cerita mistis misteri cara mendapatkan uang gaib dengan menarik emas batangan harta karun gaib dari dalam tanah dengan jimat Kantong Semar
advertisement
Loading...
loading...