Kuntilanak Misteri Hantu Seram Penghuni Tempat Angker Gedung Tua Gedung Kesenian

ads

Kisah Cerita Misteri Penampakan Hantu Nyata Kuntilanak Di Tempat Angker Gedung Tua Kesenian Purworejo

Kuntilanak Gedung Tua .Gedung Kesenian di Purworejo ini, sebenarnya bangunan tua peninggalan Belanda. Namun kini sudah dipugar, menjadi bangunan megah. Namun siapa sangka, di balik kemegahan gedung kesenian ini, menyimpan banyak cerita mistis atau kisah misteri serta certa misteri kuntilanak. Kabarnya, gedung tua ini termasuk tempat angker yang menjadi sarang kuntilanak. Benarkah itu?
cerita kisah misteri kuntilanak tempat angker gedung tuan gedung kesenian

Kuntilanak yang menghuni gedung tua yang Dibangun dengan menghabiskan dana hingga 4,5 milyar, gedung tua itu disulap menjadi menjadi bangunan megah 2 lantai. Diberi nama Gedung Sarwo Edi Wibowo, bangunan ini diresmikan oleh Bupati Purworejo pada Januari 2013 silam.

Sebagai simbol atau ikon dan gedung kesenian Sarwo Edi Wobowo, di depan gedung dibuat patung seorang penari ndolalak, berdiri dengan gagahnya. Asal tahu saja, bahwa tari ndolalak, merupakan kesenian asli Purworejo.

Keberadaan patung ndolalak ini sendiri, bisa juga diartikan sebagai ciri khas, atau ikon budaya Purworejo. Sementara pemberian nama Sarwo Edi Wibowo, sebagai bentuk penghargaan, karena tokoh kelahiran Purworejo ini dikenal sebagai orang yang berjasa dalam penumpasan pemberontakan C 30 S/PKI pada tahun 65.

Sehari-hari, gedung kesenian Sarwo Edi Wibowo ini digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti pertemuan bazar, pameran, pentas seni, atau kegiatan ainnya. Gedung ini sendiri, dijaga oleh 4 orang yang bertugas secara bergiliran.

Terkait adanya rumor bahwa gedung kesenian ini menjadi sarang kuntilanak, dibenarkan oleh Jumput Sarino (50), seorang penjaga gedung paling senior Jumput juga sering disebut sebagai ‘juru kunci’ gedung kesenian.

“Sejak dulu memang angker Banyak penampakan hantu seram makhluk halus tinggal di sini, terutama kuntilanak,” jelas Jumput.

Meski begitu, Jumput menegaskan, meski dikenal tempat yang angker ,namun tak pernah meminta korban. Paling-paling, hanya berulah iseng pada pengunjung. Bagi generasi tua, keangkeran gedung tua kesenian sudah tak asing lagi.

‘Keangkeran’ gedung tua  yang berdiri dijantung kota Purworejo ini, dijadikan tempat pertemuan orang-orang Belanda.Setelah era kemerdekaan, gedung ini beralih fungsi. Pada tahun 52, gedung tua ini dijadikan gedung bioskop oleh Abdullah, dan diberi nama Bagelen. Konon ceritanya, pemberian nama ini berdasarkan hasil isyarat gaib yang diterima Abdullah saat menjalani ritual di pesarean Nyi Bagelen di Bagelen.

“Saya kerja di gedung tua ini sejak tahun 70. Bertugas sebagai kurir, yang mengantar jemput film,” cerita Jumput, ayah 4 anak ini.

Pada masanya, gedung bioskop Begelen pernah berjaya. Namun seiring perkembangan jaman, kejayaannya surut. Dan sejak tahun 2000, gedung bioskop resmi tutup. Sejak itu, gedung dibiarkan mangkrak dan kosong.

Sejak dibiarkan kosong, gedung bioskop Bagelan jadi tempat angker, karena banyak dihuni makhluk gaib hantu seram. Tempatnya yang pengap, gelap dan kumuh, menjadikan banyak makhluk halus suka tinggal di dalamnya.

Hantu Seram Kuntilanak Penghuni Tempat Angker Gedung Kesenian Yang Memang Gedung Tua


Menurut Jumput, dari pandangan batinnya, banyak makhluk halus tinggal di sini. Yang paling mendominasi adalah jenis kuntilanak. Makhluk tak kasat mata ini, suka menampakkan diri dalam sosoknya yang cantik.

Ketika gedung bioskop dikosongkan, tempat ini sering juga dijadikan tempat transaksi seks para PSK. Tak hanya itu.Karena banyak dihuni makhluk gaib, tempat ini sering dijadikan tempat ritual ngalap berkah, khususnya minta nomor togel. Banyak yang berhasil, namun tak sedikitjuga yang gagal.

Jumput menilai, karena awalnya memang gedung tua dan dibiarkan lama mangkrak, menjadikan bangunan ini jadi sarang kuntilanak. Secara gaib, gedung kesenian Purworejo ini dalam kendali Kyai Imam Samudra, yang berasal dari Bagelen.

“Oleh Nyi Bagelen, Kyai lmam samudra memang diberi tugas untuk menjaga gedung ini cerita Jumput.

Cerita Mistis Misteri Penampakan Hantu Kuntilanak Di Gedung Tua


Banyak cerita mistis beredar, sewaktu tempat ini menjadi gedung bioskop. Kuntilanak dan berbagai hantu seram penghuni gedung tua suka menampakan diri  dalam wujud wanita cantik, yang tiba-tiba bisa muncul di antara bangku penonton. Bahkan ada yang sempat terekam kamera.

Meski tidak mengganggu, namun tingkah kuntilanak ini sempat membikin heboh. Tak hanya penonton. Jumput sendiri, sebagai penjaga senior di gedung, juga kerap diganggu, berupa penampakan.

Penampakan Hantu Kuntilanak


“Tiba-tiba saja ada wanita cantik tidur di samping saya. Awalnya sih takut, tapi lama-lama biasa saja. Bahkan bisa jadi teman,” ujar Jumput.

Tukang becak yang biasa mangkal di depan gedung bioskop juga sering jadi korban. Cerita Jumput, ada seorang tukang becak yang kala itu diminta mengantar seorang penumpang wanita cantik, menuju gedung bioskop untuk menonton film.

Pada Si tukang becak, wanita misterius ini memberikan sebuah amplop berisi selembar uang sebagai upahnya. Saat memberi upah ini, wanita ini berpesan, agar jangan sekali kali membuka amplop sebelum sampai rumah.Karena penasaran, di tengah jalan, tukang becak ini membuka amplop. Alangkah terkejutnya dia, setelah tahu kalau di amplop ternyata berisi selembar daun. Dan beberapa pengalaman mistis yang dialami beberapa orang ini, keangkeran gedung bioskop Bagelen memang bukan isapan jempol belaka.

Meski bentuk bangunan sudah jauh berbeda, namun menurut Jumput, para kuntilanak masih menjadi penghuni tempat angker ini. Mereka ini, tinggal di beberapa lokasi yang berbeda. Ada beberapa tempat, yang diyakini menjadi sarangnya.

Di gedung sebelah selatan bagian bawah, dekat toilet, terdapat sebuah sumur, yang disebut oleh Jumput dengan sebutan sumur tiban. Sumur ini, di mata Jumput bukanlah sumur sembarangan, tapi memiliki tuah gaib tinggi.

Jumput sendiri tak tahu pasti, asal usul sumur tiban ini. Ketika awal dirinya mengabdi menjadi pegawai bioskop Bagelen, sumur ini hanya berupa lubang kecil. Dengan kelebihan yang dimiliki, Jumput melihat kalau itu bukan sumur biasa. Akhirnya sumur tersebut dirawat hingga menjadi seperti sekarang ini.

Di sumur inilah tinggal dua makhluk gaib bernama Imam Suroloyo, dan peri cantik bernama Lasmi. Imam Suroloyo suka menampakkan diri dalam ujud laki-laki tua berikat kepala hitam. Sementara Lasmi, suka maujud menjadi wanita cantik.

“Di sumur ini sering untuk ritual ngalap berkah orang yang mau cari nomor togel. Sudah banyak yang kaya raya setelah diberi nomor oleh peri di sini,” ujar Jumput. Di luar gedung, tepatnya pojokan tenggara, yang kini difungsikan sebagi taman, juga ada kuntilanak, yang tinggal di pohon. Makhluk ini suka maujud menjadi noni-noni Belanda, yang mengaku bernama Swith.

Di lantai bawah dalam gedung, terdapat sebuah ruangan yang juga menjadi sarang kuntilanak, yakni ruangan yang berdekatan dengan kamar mandi. Ruangan yang sering dijadikan untuk istirahat ini, tinggal sosok gaib bernama Tumirah.

Di lantai bawah juga terdapat seperangkat gamelan lengkap. Gamelan gamelan ini, sering berbunyi sendiri pada malam-malam tertentu, terutama pada kendang dan gong. Jumput tak tahu pasti, nama makhluk gaib yang ada di gamelan ini.

Dia pernah mencoba untuk berkomunikasi dengan gaib di sini, tapi gaibnya sendiri tak mau menampakkan diri. Yang Jumput tahu, ketika kendang itu berbunyi sendiri, yang terlihat hanya kedua tangan sebatas lengan tengah asyik memainkan kendang.

“Di lantai dua, di ruangan yang juga difungsikan sebagi ruang ganti atau rias, juga ada penghuni gaibnya bernama Lasminah. Dia suka maujud dalam sosok wanita cantik,” ujar kakek 5 cucu ini.

Cerita Hantu Nyata Misteri Kuntilanak Dan Cara Memanggilnya Untuk Meminta Nomor Togel


Dari ke sekian tempat angker di gedung kesenian ini, kata Jumput. yang sering dijadikan tempat ritual untuk cari nomor togel, ada di sumur tiban. Tempatnya yang lapang dan berada di belakang, membuat para pelaku ritual bisa leluasa melakukan ritual.

Lantas, syarat apa saja yang diperlukan untuk minta nomor togel pada para peri yang menjadi penunggu gaib gedung kesenian Sarwo Edi Wibowo ini? Jelas Jumput, untuk laku ritual di sini, syaratnya relatif mudah.
“Yang penting niat dan nyali harus kuat. Dengan bimbingan Jumput, pengalap berkah akan diantar menuju sumur Tiban. Setelah membaca doa dan mantra, maka Jumput akan meninggalkan pengalap berkah seorang diri di tempat itu.

Tunggulah beberapa saat. Tak lama kemudian, kuntilanak cantik bernama Lasmi akan menampakkan diri, memberikan sederetan nomor-nomor jitu yang harus dibeli untuk keesokan harinya. Dan rata-rata, selalu tembus.

Dan sudah tak tertolong lagi, orang yang bisa lepas dari persoalan ekonomi dan hutang, berkat bantuan gaib peri di sini. Jumlah nomor yang diberikan juga bervariasi, bisa dua angka, tiga angka, bahkan kalau sedang mujur bisa empat angka.

untuk laku ritualnya sendiri, juga dilakukan tak sembarangan. Kuntilanak di sini hanya bisa ditembus untuk dimintai petunjuk nomon togelnya, hanya pada malam Selasa Pahing dan malam Jum’at Pahing. Di luar itu, mereka tidak mau.

Ritual juga dilakukan di malam hari, di atas jam 10. Petunjuk gaib akan datang menjelang tengah malam. Dan pengalap berkah akan ditinggal sendirian. Karena itulah, diperlukan tekad dan nyali kuat.

Meski sepintas gedung kesenian ini tak berkesan angker, namun Jumput selalu mengingatkan untuk tetap berhati-hati dan berlaku sopan di sini. Akan lebih baik, jika para pengguna gedung menemui Jumput terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan di sini. Dan Jumput akan memintakan ijin pada para penghuni gaib gedung, agar kegiatan berjalan lancar dan mereka ini tak mengganggu. Dan selama gedung kesenian ini beroperasi, sudah beberapa kali orang mengalami kesurupan saat tengah mengadakan kegiatan.

“Insya Allah aman, jika kita permisi dulu, minta ijin agar mereka tak mengganggu,” pungkas Jumput. ‘
Jangan lupa uborampenya, kembang telon, hio, minyak jafaron, rokok menyan dan rokok cengkeh masing-masing dua biji,” ujar Jumput.

Baca Juga KisahMisteri Teror Penampakan Hantu di Gedung Tua Peninggalan Belanda
Itulah misteri cerita kisah penampakan hantu seram kuntilanak di tempat angker gedung tua gedung kesenian purworejo

advertisement
Loading...
loading...