6 Bahaya dan Efek Samping Vapor Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

ads
Bahaya Vaporizer Rokok Elektrik - Apakah vapor berbahaya untuk kesehatan? merupakan pertanyaan pertama yang terlintas di benak saya ketika mendengar sebuah istilah untuk rokok elektrik atau bahasa kerennya vapor. Berbeda dengan rokok non elektrik yang berbahaya dan memiliki efek samping bagi kesehatan, sebagian orang beranggapan bahwa vapor tidak berbahaya dan biasa saja karena tidak mengandung zat yang berbahaya karena bahan liquidnya terbuat dari bahan yang bersifat konsumtif, akhirnya banyak perokok yang awalnya menggunakan rokok non elektrik memilih menggunakan vapor karena terkesan keren dan lebih hemat dari segi keuangan.

Dibalik bahaya vapor bagi kesehatan ternyata rokok elektrik ini memiliki keunikan tersendiri, dari segi cara pakai vapor dan rokok non elektrik sangat jauh berbeda, jika rokok non elektrik menggunakan bara api sebagai pembakaran, maka vapor menggunakan tenaga elektrik yang dihasilkan dari baterai dan mengandalkan vaporizer untuk membentuk asapnya. Perbedaan yang paling mencolok dan paling besar dirasakan oleh sebagian perokok adalah didalam liquid vapor terkandung zat perasa yang membuat merokok dengan vapor akan lebih nikmat.
Bahaya Vapor Rokok Elektrik Untuk Kesehatan

Pada awalnya, vapor diciptakan dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan pecandu rokok non elektrik karena umumnya rokok tembakau memiliki bahaya untuk kesehatan seperti menimbulkan kanker, sakit jantung dan lain sebagainya. Namun seiring berjalan waktu vapor semakin populer digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. Meskipun penggunaannya mengalami peningkatan seiring waktu, namun para dokter sepakat bahwa penggunaan dan legalitas vapor harus dikaji terlebih dahulu untuk mengetahui apakah vapor berbahaya dan menimbulkan efek samping bagi kesehatan atau tidak.
Bahaya Vapor Rokok Elektrik Untuk Kesehatan

Di dalam vapor terdapat ruang penampung cairan liquid yang akan berubah menjadi asap jika dipanaskan nantinya. Panel vapor sendiri terdiri dari tombol power, mods, drip, dan perangkat pemanas yang digunakan untuk memanaskan dan merubah cairan liquid menjadi kepulan asap. Larutan liquid sendiri terdiri dari propilen glikol, zat perasa, dan gliserine. Semua larutan ini akan tercampur dalam ruang penampungan dan dipanaskan yang akhirnya akan berubah menjadi uap/asap. Terdapat banyak sekali perasa vapor yang dijual di pasaran seperti rasa mint, menthol, susu, coklat, mellon, dan lain sebagainya. Penggunaan yang cukup efisien dan dapat diisi ulang memang menjadikan vapor menjadi alternatif rokok non elektrik.

Mulanya vapor diciptakan tanpa zat nikotin sedikitpun sehingga membuat vapor tidak bahaya pada awalnya, namun karena tingginya permintaan pasar yang meminta menambahkan nikotin dalam campuran liquidnya membuat beberapa pabrik liquid menambahkan nikotin kedalam campuran liquidnya. Nikotin sendiri memiliki efek samping yakni membuat orang yang mengonsumsinya akan merasa kecanduan dan tidak bisa berhenti merokok.

Bahaya Dan Efek Samping Vapor Rokok Elektrik

Sama seperti rokok non elektronik, vapor tentunya memiliki efek samping yang buruk dan berbahaya bagi kesehatan. berikut adalah ulasannya.

Merusak Paru-Paru
Seperti yang kita ketahui, rokok elektrik vapor menghasilkan kepulan uap yang berasal dari campuran zat kimia seperti gliserin, propilen glikol, nikotin dan zat perasa. Asap yang dihasilkan masuk ke dalam paru paru dan dapat menimbulkan iritasi berkepanjangan, Tidak menutup kemungkinan bahwa bahaya vapor yang paling besar adalah dapat menimbulkan kanker bagi mereka yang menghisapnya.
Bahaya Vapor Rokok Elektrik Untuk Kesehatan

Ditambah lagi dengan kemungkinan pengendapan cairan liquid yang terdapat didalam paru-paru karena proses vaporasi yang kurang sempurna sangat berbahaya dan menjadikan perokok harus berpikir dua kali untuk menggunakan rokok elektrik ini.

Kadar Nikotin Tidak Menentu
Nikotin merupakan sebuah zat berbahaya yang bersifat mematikan apabila dikonsumsi dengan kadar pemakaian terlalu tinggi. Penatapan aturan penggunaan rokok elektrik dari pemerintah sendiri juga belum ada sehingga membuat beberapa produsen liquid membuat larutan liquid dengan takaran mereka sendiri. Kenyataannya banyak produsen liquid illegal yang berbohong kepada konsumen dengan mengatakan liquid buatannya tidak berbahaya karena tidak mengandung nikotin dan tar, namun semua itu bohong karena mereka mencampurkan zat nikotin hanya berdasarkan perkiraan saja.

Menimbukan Penyakit Jantung
Oksigen memegang peranan penting dalam sirkulasi peredaran darah, asap yang dihasilakan vapor akan mengikat oksigend alam peredaran darah dan akhirnya dapat mengganggu proses peredaran darah. Peristiwa ini akan mengganggu sirkulasi dan pasokan oksigen ke seluruh tubuh karena oksigen telah diikat oleh asap vapor. Efek samping yang dihasilkan adalah kepala akan mengalami pusing. Namun jika peristiwa ini terus berlangsung penderita lambat laun akan terserang penyakit jantung.

Bahaya vapor rokok eletrik ini memiliki kesamaan dengan bahaya rokok non elektrik karena memang pada dasarnya jenis asap apapun yang masuk ke dalam tubuh akan mengganggu sirkulasi darah dan pasokan oksigen.

Rokok Terbakar/Meledak
Bahaya Vapor Rokok Elektrik Untuk Kesehatan

Vapor atau rokok elektrik merupakan jenis rokok yang menggunakan energi listrik yang dihasilkan oleh baterai untuk memanaskan cairan liquid dalam ruang pemanasan menjadi kepulan asap. Jika baterai vapor mengalami kerusakan atau kesalahan arus listrik yang mengakibatkan rusaknya elemen pemanas maka akan berpotensi membuat vapor terbakar. Meskipun kesalahan listrik tersebut bersifat kecil dan sepele namun dalam beberapa kasus baterai tersebut dapat menimbulkan ledakan yang dapat membahayakan kita.

Efek Samping Rokok Elektrik

Dikutip dari www.alodokter.com bahwa Food and Drug Administration di Amerika Serikat telah meluncurkan 18 data penelitian dari penggunaan vape. Nikotin cair sintesis berpotensi menyebabkan paru paru mengalami iritasi. Selain iritasi, zat berbahaya lainnya dapat menyebabkan kanker. Meskipun fitur vapor kini dapat mengatur suhu untuk mengatur kadar nikotin. Namun, semakin tinggi suhu yang diatur, semakin banyak pula zat carbonyl yang dihasilkan. Zat inilah yang nantinya berbahaya bagi paru paru dan kesehatan kita.

Apakah vapor atau rokok elektrik berbahaya bagi kesehatan?

Pertanyaan diatas masih menjadi kontroversi di kalangan dokter. Namun berdasarkan artikel saya diatas dapat disimpulkan bahwa vapor atau rokok elektrik ini memiliki potensi bahaya yang sama besar dengan rokok non elektrik pada umumnya. Sebelum memilih menggunakan vapor sebaiknya anda mempertimbangkan dampak efek samping dan bahaya yang akan ditimbulkan.

Sekian artikel yang berjudul Bahaya Vapor Rokok Elektrik Untuk Kesehatan yang sudah membahas tentang berbahaya atau tidak penggunaan vapor. Terimakasih.

advertisement
Loading...
loading...